Home
> Contractor Management > Proses Pengelolaan Mitra Kerja
Proses Pengelolaan Mitra Kerja
Mengadopsi ISO 31000, Pengelolaan Mitra Kerja memiliki Prinsip, Kerangka, dan Proses Pengelolaaan Berbasis Risiko. Prinsip pengelolaan mitra kerja merupakan panduan nilai yang diperlukan untuk setiap tahapan kerangka dan/atau proses pengelolaan mitra kerja, meliputi integritas, kehati-hatian, kemandirian, kompetitif, transparan, adil, akuntabel, efektif, dan efisien. Kerangka pengelolaan mitra kerja mengikuti pola PDCA dalam tulisan saya sebelumnya (klik disini). Proses pengelolaan mitra kerja merupakan desain dan implementasi dari Kerangka pengelolaan mitra kerja yang dapat digambarkan sebagai berikut,
| Penilaian Risiko | Pra-Kualifikasi | Seleksi | Aktivitas Pra-Kerja | Pelaksanaan Pekerjaan | Evaluasi | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Pemillik Proyek | Membuat SOW (Scope of Work) Mengidentifikasi bahaya, menilai risiko, dan menentukan peringkat risiko (Tinggi,Menengah, Rendah) | Membuat dan mengirimkan daftar pertanyaan dan periksa berisi persyaratan yang perlu diisi dan dilengkapi oleh mitra kerja | Menilai dan memilih mitra kerja terbaik berdasarkan persyaratan dalam daftar periksa sebagai pemenang | Melakukan koordinasi dengan mitra kerja pemenang untuk mobilisasi dan pemenuhan persyaratan | Melakukan pengawasan dan pemantauan selama pekerjaan | Melakukan evaluasi berkala dan akhir Memberikan masukan kepada mitra kerja |
| Mitra Kerja | Mengisi, melengkapi, dan mengirimkan persyaratan dalam daftar pertanyaan dan periksa | Memberikan penawaran | Melakukan mobilisasi dan memenuhi persyaratan sesuai hasil koordinasi | Melakukan pekerjaan sesuai SOW | Menindaklanjuti masukan dari pemilik proyek |
Tembagapura – FN (22/2/2026)
Categories: Contractor Management
Comments (0)
Trackbacks (0)
Leave a comment
Trackback