Home > Incident Investigation > Metode 5 Why dalam analisis insiden

Metode 5 Why dalam analisis insiden


Berikut adalah contoh insiden seorang pekerja terperosok ke dalam lubang sehingga mengakibatkan cedera kaki menggunakan metode 5 Why,

  • Seorang pekerja terperosok ke dalam lubang. Why?
  • Pekerja tidak melihat lubang tersebut. Why?
  • Kondisi sekitar gelap menjelang malam. Why?
  • Pekerja tersebut kerja lembur (single root cause)
  • Tindakan koreksi: melakukan konseling kepada pekerja tersebut untuk lebih berhati-hati ketika berjalan pulang menjelang malam karena lembur

Pertanyaan selanjutnya adalah Apakah dengan menemukan single root cause dan juga tindakan koreksi di atas akan mencegah kejadian yang sama terulang kembali? Apakah konsekuensi yang timbul dapat lebih buruh dari cedera kaki? Jawaban terhadap dua pertanyaan ini menentukan apakah perlu dilakukan analisis lebih mendalam atau tidak.

Berikut adalah pertanyaan yang dapat diajukan terkait insiden di atas apabila hendak dilakukan analisis mendalam,

  1. Bagaimana proses terbentuknya lubang tersebut?
  2. Apakah tidak ada lampu penerangan menjelang malam?
  3. Apakah tidak ada tanda peringatan/demarkasi adanya lubang tersebut?

Menggunakan metode 5 Why untuk setiap pertanyaan di atas akan memberikan multiple root causes sebagai berikut,

  1. Lubang tersebut terbentuk karena ada aktivitas lalu lalang alat berat di lokasi
  2. Lampu penerangan ada tapi dalam kondisi mati sejak 2 minggu yang lalu
  3. Ada tanda/rambu peringatan adanya lubang tersebut tapi tidak terlihat karena terlalu kecil

Alhasil tindakan koreksi yang dibuat adalah sebagai berikut,

  1. Membatasi pergerakan lalu lalang alat berat di lokasi
  2. Memperbaiki lampu penerangan
  3. Membuat tanda/rambu yang lebih terlihat dan/atau demarkasi sampai lubang tersebut ditutup/diperbaiki

Tembagapura- 14/03/2026 (FN)

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a comment