Leading – Kualitatif dalam Kepdirjen 10.K/2023
Melanjutkan tulisan saya terkait Leading-Lagging dalam Kepdirjen 10.K/2023 (klik disini), Terdapat 121 item (dari 194 item, 62%) yang merupakan data leading-kualitatif. Berikut adalah 121 item tersebut,
| Indikator | Item |
|---|---|
| Partisipasi Pekerja Tambang | 1.1.1 Kesadaran Pekerja terhadap Risiko KP 1.1.2 Komitmen dan Inisiatif Pekerja dalam Pengelolaan KP 1.1.3 Kedisiplinan Pekerja di Dalam Pekerjaan dan di Luar Pekerjaan 1.1.4 Aktualisasi Nilai-Nilai inti Perusahaan (Core Values) oleh Pekerja 1.1.5 Aktualisasi Aturan Emas KP (Golden Rules) Perusahaan oleh Pekerja 1.2.3 Peran Pekerja dalam Kegiatan KP 1.2.5 Peran Perwakilan Departemen/Bagian/Seksi dalam Tim Manajemen Risiko KP 1.2.7 Peran Pekerja Non Pengawas dalam Manajemen Risiko KP 1.2.8 Keterlibatan Komite KP dalam Penyusunan TSP KP 1.2.9 Peran Anggota Komite KP dalam Penyusunan TSP KP 1.2.10 Peran Komite KP dalam Pemantauan Pelaksanaan dan Perkembangan TSP KP 1.2.12 Peran Ketua Komite KP dalam Rapat Komite KP 1.2.14 Peran Wakil Ketua Komite KP dalam Rapat Komite KP 1.2.16 Peran Sekretaris Komite KP dalam Rapat Komite KP 1.2.18 Peran Anggota Komite KP dalam Rapat Komite KP 1.2.19 Peran Anggota Komite KP dalam Mewakili Departemen/Bagiannya 1.2.21 Kesesuaian dan Kehandalan Kesesuaian Pelaporan Bahaya dan/atau Pengaduan Pelanggaran KP oleh Pekerja 1.2.23 Kesesuaian dan Kehandalan Saran dan Masukan Pekerja untuk Peningkatan KP |
| Tanggung Jawab Pimpinan Unit Kerja | 2.1.1 Upaya Internalisasi Nilai-Nilai Inti (Core Values) Perusahaan oleh Manajemen 2.1.2 Upaya Internalisasi Aturan Emas KP (Golden Rules) Perusahaan oleh Manajemen 2.1.4 Persepsi Pekerja terhadap Komitmen Manajemen dalam Penerapan Kebijakan KP 2.2.1 Persepsi Manajemen Puncak terhadap Peran KP 2.2.2 Persepsi Pekerja terhadap Kepemimpinan dan Komitmen Manajemen 2.2.3 Ketersediaan Angggaran KP dalam RKAB 2.2.5 Kecepatan Manajemen Puncak dalam Merespon Isu KP 2.2.7 Peran Manajemen Puncak dalam kunjungan Site 2.2.9 Peran Pimpinan Tertinggi pada Rapat Tinjauan Manajemen 2.2.10 Dukungan Manajemen untuk Inovasi dan Peningkatan Kinerja KP 2.2.11 Pemberian Penghargaan atas Kinerja KP dari Pekerja 2.2.12 Pemberian Sanksi atas Pelanggaran KP dari Pekerja 2.2.13 Persepsi KTT/PJO terhadap Peran KP 2.2.15 Persepsi Pekerja terhadap Kepemimpinan dan Komitmen dari KTT/PJO 2.2.16 Persepsi Pimpinan Departemen/Bagian/Seksi terhadap peran KP 2.2.17 Persepsi Pekerja terhadap kepemimpinan dan komitemen dari pimpinan departemen/Bagian/Seksi 2.2.19 Peran KTT/PJO dalam keigatan KP (Rapat, Pertemuan, Seminar, dan Kegiatan lainnya) 2.2.20 Peran KTT/PJO dalam Penyusunan dan Tinjauan kebijakan KP 2.2.21 Peran KTT/PJO dalam Manajemen Risiko KP 2.2.23 Peran Pimpinan Departemen/Bagian dalam Penyusunan dan Tinjauan Kebijakan KP 2.2.25 Peran Pimpinan Departemen/Bagian/Seksi dalam Kegiatan KP 2.2.26 Keterlibatan Pimpinan Departemen/Bagian/Seksi dalam Majemen Risiko KP 2.2.27 Peran Pimpinan Departemen/Bagian/Seksi dalam Manajemen Risiko KP 2.2.29 Peran Pengawas Operasional/Teknis dalam Pertemuan KP Kelompok Kerja 2.2.30 Keterlibatan Pengawas Operasional/Teknis dalam Manajemen Risiko KP 2.2.31 Peran Pengawas Operasional/Teknis dalam Manajemen Risiko KP 2.3.1 Inisiatif dan Kesadaran untu Pemenuhan Persyaratan Perundangan dan Persyaratan Lainnya yang Terkait Aspek KP 2.3.3 Respon Manajemen Perusahaan terhadap undangan dari Instansi Pembina Sektor 2.3.4 Kepatuhan Perusahaan dalam Menindaklanjuti Arahan Tertulis dari Instansi Pembina Sektor melalu Surat Edaran KaIT 2.3.5 Kepatuhan Perusahaan dalam Menindaklanjuti Hasil Pembinaan dan Pengawasan oleh Inspektur Tambang 2.3.7 Kepatuhan KTT Pelaporan Khusus atas Kasus KP kepada KaIT 2.3.8 Kepatuhan Pimpinan Departemen/Bagian dalam menindaklanjuti Arahan/Instruksi KTT terkait pemenuhan Peraturan KP 2.4.1 Kemandirian Pengelolaan KP 2.4.2 Ketersediaan KTT 2.4.3 Ketersediaan PJO 2.4.5 Ketersediaan TTPYB 2.4.8 Ketersediaan dan Kewenangan Bagian K3 dan Bagian KO Pertambangan 2.4.9 Penetapan Tanggung Jawab terkait KP untuk Pekerja 2.4.10 Pemberian Dukungan dan Kewenangan kepada Pekerja untuk Menyatakan Keberatan Bekerja jika Syarat KP Diragukan 2.4.11 Penerapan Mekanisme Pemilihan Perwakilan Pekerja pada Komite KP 2.4.12 Persepsi Manajemen terhadap Pengelolaan Pekerja 2.5.1 Formulasi Strategi KP 2.5.2 Penjabaran dan Penyelarasan Strategi Pengelolaan KP 2.5.3 Ruang Lingkup Pemantauan dan Pengukuran Kinerja Pengelolaan KP 2.6.1 Kesesuaian Induksi KP 2.6.3 Kualitas Pertemuan KP 2.6.5 Efektivitas Kampanye KP 2.6.6 Efektivitas Komunikasi KP Eksternal dengan Mitra Kerja (Customer, Kontrator, Sub Kontraktor, dll) 2.6.7 Efektivitas Komunikasi Vertikal antara Pimpinan Unit Kerja dengan Anggota 2.6.8 Efektivitas Komunikasi Horisontal antar Rekan Kerja 2.6.9 Efektivitas Komunikasi antar Ketua Kelompok Kerja 2.6.10 Efektivitas Komunikasi antar Penanggung Jawab Gilir Kerja/Shift 2.6.11 Kehandalan Fasilitas dan Media Penunjang Komunikasi KP 2.6.12 Jumlah Mentoring, Coaching, dan Councelling untuk Pekerja dari Pimpinan Tim Kerja 2.6.13 Efektivitas Mentoring, Coaching, dan Coucelling untuk Pekerja dari Pimpinan Tim Kerja 2.6.14 Ketersediaan Ruang dan Akses Informasi KP untuk Pekerja 2.6.15 Proteksi Pelapor dan Mekanisme Penanganan Pelaporan dalam Pengaduan Pelanggaran KP (Whisltelowing system) 2.6.16 Penjangkauan Pemangku Kepentingan Eksternal 2.6.17 Inventarisasi Harapan dan Kebutuhan Pemangku Kepentingan 2.7.2 Efektivitas Tata Cara Kerja Baku untuk Operasi Kerja 2.7.3 Kesesuaian Penerapan Pemeriksaan Kesiapan Operasional Harian 2.7.4 Kesesuaian Penetapan Rencana Kerja Operasional Harian 2.7.5 Kesesuaian Pemberian izin Masuk Lokasi Pertambangan 2.7.6 Kesesuaian Pemberian Lisensi dan Surat Izin Pengoperasian Peralatan 2.7.8 Kesesuaian Penetapan Area, Aktivitas, dan Kontrol Kritis dalam aspek KP 2.7.9 Kesuaian Penetapan Distribusi dan Komposisi Area Pengawasan 2.7.11 Kesuaian dan Kehandalan Hasil Inspeksi, Pemeriksaan, Pengujian oleh Pengawas Operasional Langsung 2.7.13 Kesuaian dan Kehandalan Hasil Inspeksi, Pemeriksaan, Pengujian oleh Pengawsa Operasional Jenjang Menengah 2.7.15 Kesesuaian dan Kehandalan Hasil Inspeksi, Pemeriksanaan, Pengujian oleh Pihak Internal di Luar Penanggung Jawab Area (Silang) 2.8.1 Dasar Pelaksanaan Audit Internal SMKP 2.8.2 Kesesuaian Metodologi Audit Internal SMKP |
| Analisis dan Statistik Insiden | 3.1.1 Integritas Data KP 3.1.2 Ruang Lingkup Analisis dan Pengelolaan Data Kasus KP 3.1.3 Maturitas Hasil Analisis Data KP 3.2.1 Jumlah Kasus KP yang diinvestigasi 3.2.2 Pengumpulan Data dan Infomasi Kasus KP 3.2.3 Paradigma Investigasi Kasus KP 3.2.4 Teknik Analisis Kasus KP 3.2.5 Penetapan Tindakan Perbaikan dan Pencegahan 3.4.1 Pembelajaran Retrospektif dari Pengelolaan KP 3.4.2 Jumlah Perbaikan Berbasis Pembelajaran KP |
| Upaya Pengendalian yang telah dilakukan | 4.1.1 Dasar Pengelolaan Risiko KP 4.1.2 Ketuntasan Siklus Manajemen Risiko KP 4.1.3 Ruang Lingkup Manajemen Risiko KP 4.2.1 Dasar Pengembangan Program Kesehatan Kerja Pertambangan 4.3.1 Dasar Pengembangan Program Lingkungan Kerja Pertambangan 4.4.1 Kesesuaian Penerapan Rekayasa Pertambangan: Kehandalan Desain Kehandalan Desain Kegiatan Operasional Pertambangan 4.4.2 Kesesuaian Penerapan Rekayasa Pertambangan: Kehandalan Metode Kegiatan Operasional Pertambangan 4.4.3 Kesesuaian Penerapan Rekayasa Pertambangan: Kesesuaian Penggunaan Peralatan dan Perangkat Keras untuk Kegiatan Operasional Pertambangan 4.4.4 Kesesuaian Penerapan Rekayasa Pertambangan: Kesesuaian Penggunaan Perangkat Lunak untuk Kegiatan Operasional Pertambangan 4.5.2 Inventarisasi Aset KP 4.5.3 Manajemen Rantai Pasok 4.6.1 Pemenuhan Kelaikan Kerja (Fitnes for Duty): Kesiapan Psikologi dan Fisiologis Pekerja 4.6.6 Pendekatan Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan KP 4.6.8 Retensi Pengetahuan dan Peningkatan Kinerja Pekerja Pasca Pendidikan dan Pelatihan 4.6.9 Retensi Pengetahuan dan Peningkatan Kinerja Pekerja Pasca Sertifikasi 4.6.10 Kesesuaian Penetapan Roster dan Shift/Gilir Kerja Pekerja 4.6.11 Penyataan Pekerja terkait Kepuasan Kerja (Job Satisfaction) dan Kesejahteraan Mental (Mental Well-being) dalam Bekerja 4.7.1 Dasar Manajemen Perubahan 4.7.2 Kebermanfaatan Manajemen Perubahan 4.7.3 Daya Tanggap Organisasi atas Perubahan dari Eksternal 4.10.1 Manajemen Dokumentasi KP 4.10.3 Manajemen Pengetahuan |
Tembagapura – 5/4/2026 (FN)
Categories: Culture
Comments (0)
Trackbacks (0)
Leave a comment
Trackback