Archive

Author Archive

Manual Sistem Manajemen Keselamatan

April 12, 2025 Leave a comment

Manual Sistem Manajemen Keselamatan merupakan dokumen wajib dalam hirarki dokumen sistem yang menjadi dokumen wajb untuk audit sistem manajemen keselamatan. Terlepas dari isi yang bervariasi antar perusahaan, berikut adalah persyaratan minimal yang wajib ada di dalamnya, yaitu:

  1. ruang lingkup sistem manajemen keselamatan: terdapat isu-isu eksternal dan internal yang relevan; kebutuhan dan harapan pekerja dan pihak lain yang relevan, persyaratan perundang-undangan dan persyaratan lainnya; kegiatan / aktivitas yang direncanakan dan dilaksanakan di dalam kendali atau pengaruh perusahaan yang dapat mempengaruhi kinerja keselamatan organisasi.
  2. prosedur terdokumentasi: terdapat daftar prosedur2 wajib yang ada dalam setiap elemen/sub-elemen dalam bentuk tabel.
  3. uraian dari interaksi antara elemen/sub elemen dalam sistem manajemen dan acuan dokumen dari elemen/sub elemen terkait: terdapat diagram/gambar interaksi antar elemen/sub elemen dengan metode PDCA (Plan, Do, Check, Action)

Semoga bermanfaat-FN

Categories: System

Mengukur Efektivitas Tindakan Koreksi

April 6, 2025 1 comment

Tindakan koreksi yang muncul dari hasil audit wajib dievaluasi efektivitasnya, hanya saja tidak banyak yang mengetahui cara untuk mengukurnya. Berikut adalah beberapa pendekatan yang dapat digunakan untuk mengukur efektivitas tindakan koreksi yang telah dilakukan.

  1. Pendekatan tujuan, efektivitas diukur dengan membandingkan hasil yang dicapai dengan tujuan yang ditetapkan. Contoh tidak ada temuan berulang dalam audit berikutnya.
  2. Pendekatan resources, efektivitas diukur dari efisiensi sumber daya (waktu,tenaga,uang..) yang digunakan. Contoh penyelesaian tepat waktu dan guna.
  3. Pendekatan sistem, efektivitas diukur dari sejauh mana seluruh elemen terkait saling mendukung satu dengan lainnya. Contoh penyelesaian temuan di suatu elemen tidak menimbulkan temuan di elemen lain.
  4. Pendekatan perbandingan, efektivitas diukur dengan membandingkan hasilnya dengan hasil dari organisasi lain yang serupa. contoh membandingkan hasil audit dengan perusahaan lain yang serupa.
  5. Pendekatan dampak, efektivitas diukur berdasarkan dampak yang ditimbulkan. Contoh hasil survey pihak internal dan eksternal yang terdampak dari tindakan koreksi tersebut.

Semoga bermanfaat – FN

Categories: Programs

Strategi Komunikasi KP yang Efektif

March 23, 2025 1 comment

Tulisan ini merupakan lanjutan dari tulisan saya terkait Komunikasi Keselamatan Pertambangan (KP), pertanyaan yang banyak masuk di saya adalah “Bagaimana membuat strategi komunikasi KP yang efektif ?”

Salah satu teori yang sering digunakan untuk menjawab pertanyaan tersebut adalah model Lasswell (1948) yang memberikan lima elemen utama dalam proses komunikasi, yaitu:

  1. Who (siapa yang berkomunikasi), komunikator harus kredible dan kompeten
  2. What (apa yang akan dikomunikasikan), isi dirancang dengan pertimbangan relevansi, kejelasan, daya tarik
  3. Which channel (melalui saluran apa), media/platform yang digunakan untuk menyampaikan informasi, tradisional/digital
  4. Whom (kepada siapa), pertimbangkan karakter demografi, psikografis, dan preferensi sesuai kebutuhan
  5. With What Effect (dengan efek apa), dampak/hasil yang diharapkan, dapat berupa perubahan pengetahuan, sikap, atau perilaku

Strategi komunikasi yang efektif juga harus mempertimbangkan prinsip komunikasi REACH, yaitu

  1. Respect (menghargai)
  2. Empathy (empati)
  3. Audible (dapat didengar dan dimengerti)
  4. Clarity (kejelasan pesan)
  5. Humble (rendah hati)

Semoga bermanfaat- FN

Categories: Communication

Management Review SMKP

March 2, 2025 Leave a comment

Tinjauan manajemen dalam SMKP dilakukan oleh pimpinan tertinggi secara terencana dan berkala dengan input sebagai berikut,

  1. Hasil Evaluasi Kebijakan KP (SMKP I.5)
  2. Hasil evaluasi Manajemen risiko dan perubahannya (SMKP II.2)
  3. Hasil pengukuran kinerja KP dan Tujuan Sasaran Program – TSP (SMKP II.1, II.4)
  4. Hasil Partisipasi, Konsultasi dan Komunikasi KP (SMKP III.11, III.13)
  5. Status Penyelidikan insiden, tindakan koreksi dan pencegahannya (SMKP V.4)
  6. Hasil Tindak Lanjut tinjauan manajemen sebelumnya dan peningkatan kinerja (SMKP VII.5)
  7. Hasil audit (SMKP V.6)
  8. Hasil evaluasi kepatuhan (SMKP V.3)

Pengukuran kualitas dapat dilakukan pada peran pimpinan tertinggi dalam rapat tinjauan manajemen tersebut sebagai berikut,

  1. Nilai 1: pimpinan tertinggi tidak berperan dalam rapat tinjauan manajemen
  2. Nilai 2: pimpinan tertinggi menghadiri rapat tinjauan manajemen namun tidak berperan signifikan, mendelegasikan kepada perwakilan manajemen untuk memimpin diskusi dan mengambil keputusan
  3. Nilai 3: pimpinan tertinggi memimpin langsung pelaksanaan rapat tinjauan manajemen dan terlibat dalam pembahasan seluruh substansi namun menetapkan keputusan secara terpimpin
  4. Nilai 4: pimpinan tertinggi memimpin langsung pelaksanaan rapat tinjauan manajemen dan terlibat dalam pembahasan seluruh substansi dan memberikan masukan konstruktif dan valid, umpan balik, informasi dan/atau dukungan yang dibutuhkan, untuk setiap substansi pembahasan
  5. Nilai 5: pimpinan tertinggi memimpin langsung pelaksanaan rapat tinjauan manajemen, mampu memberdayakan seluruh peserta untuk berkolaborasi dalam memberikan masukan seluruh substansi pembahasan, dan mampu memimpin pengambilan keputusan dan penetapan kesimpulan melalui proses yang inklusif dan tepat, didasarkan hasil konsensus bersama

Semoga bermanfaat – FN

Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Dunia Tambang

February 11, 2025 Leave a comment

Suatu kehormatan untuk saya memberikan materi dalam Focus Group Discussion – Series 5, Expo dan Simposium Nasional Universitas Hasanuddin Makasar tanggal 10 Februari 2025 dengan tema K3 di dunia tambang, dengan segala kerendahan hati karena waktu yang terbatas saya membahas tema besar terkait

  1. Keselamatan Pertambangan, sebagai salah satu aspek dari Good Mining Practice
  2. Kerangka Konsep dan Hipotesis, korelasi leading indicators dengan lagging indicators
  3. Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP), pendekatan sistem K3 di Indonesia
  4. Program KP – leading indicators, program wajib dan khusus
  5. Statistik KP – lagging indicators, statistik KP
  6. Tantangan KP, sebagian besar temuan audit SMKP

Slide presentasi dapat diunduh dari link berikut ini

Semoga bermanfaat – FN

Categories: Programs