Archive

Archive for the ‘People’ Category

Pendekatan 5W1H dalam Merencanakan Aktivitas dan Proses Asesmen

September 6, 2025 Leave a comment

Perencanaan adalah penentuan serangkaian ide, gagasan, dan tindakan komprehensif yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Pada dasarnya perencanaan adalah kebutuhan untuk memberikan jawaban atas pertanyaan What, Who, When, Where, Why, dan How yang disingkat 5W1H. Pendekatan 5W1H untuk pembuatan MAPA (Merencanakan Aktivitas dan Proses Asesmen) adalah sebagai berikut,

Whatrencana asesmen dengan pendekatan sistematis untuk asesmen kompetensi, digunakan oleh asesor untuk menentukan seberapa banyak dan seberapa baik asesi mencapai standar kompetensi
Whyrencana asesmen kompetensi memainkan peran utama dalam proses asesmen ini karena mengidentifikasi bukti untuk menunjukkan kompetensi dengan metode dan instrumen asesmen serta konteks yang sesuai dengan capaian dan bukti kompetensi asesi
WhereLSP, LPK, Lembaga Pendidikan, Industri
WhenPerencanaan asesmen, dalam rangka: sertifikasi kompetensi, program pelatihan, program pembelajaran, rekrutmen, appraisal, dll
Whoasesor kompetensi, instruktur, master trainer, dosen, guru, evaluator program
Howterdapat 4 langkah untuk MAPA, yaitu
1. menentukan pendekatan asesmen
2. mempersiapkan rencana asesmen
3. identifikasi persyaratan modifikasi dan kontekstualisasi
4. menyusun instumen asesmen

Semoga bermanfaat- FN

Categories: Asesmen

Metode dan Instrumen Asesmen

August 30, 2025 2 comments

Dalam proses asesmen, metode asesmen dipilih untuk mendukung pengumpulan bukti yang ditetapkan, dengan mempertimbangkan konteks dimana asesmen akan berlangsung. Terdapat 6 Metode Asesmen sebagai berikut,

  1. Observasi Langsung
    • kerja nyata/aktivitas waktu nyata di tempat kerja, aktivitas kerja dalam lingkungan tempat kerja yang disimulasikan
    • kegiatan mengamati aktivitas langsung yang dilakukan oleh peserta pada saat peserta melakukan aktivitas pekerjaan langsung, demonstrasi, simulasi, dan/atau bermain peran
    • perangkat asesmen yang digunakan: CL (Ceklis Observasi, FR.IA.01), TPD (Tugas Praktek Demonstrasi, FR.IA.02), PMO (Pertanyaan Mendukung Observasi, FR.IA.03)
  2. Kegiatan Terstruktur
    • latihan simulasi dan permainan peran, proyek, presentasi, lembar kegiatan
    • kegiatan uji kompetensi bagai asesi yang skemanya sertifikasi berada pada Level 4 keatas, dimana pekerjaannya lebih dominan skill thinking (kerja otak)
    • perangkat asesmen yang digunakan: DIT (Daftar Instruktur Terstruktur, FR.IA.04A), PKT (Penilaian Kegiatan Terstruktur, FR.IA.04B)
  3. Tanya Jawab
    • pertanyaan tertulis, wawancara, asesmen diri, tanya jawab lisan, ujian lisan atau tertulis
    • perangkat asesmen: DPL (Daftar Pertanyaan Lisan, FR.IA.05), DPT (Daftar Pertanyaan Tertulis, FR.IA.06-07), PW (Pertanyaan Wawancara, FR.IA.09)
  4. Verifikasi Portofolio
    • contoh pekerjaan yang disusun oleh kandidat, produk dengan dokumentasi pendukung, bukti sejarah, jurnal atau buku catatan, informasi tentang pengalaman hidup
    • kegiatan verifikasi kecukupan terhadap suatu dokumen atau koleksi bukti (sesuai dengan persyaratan) yang dikumpulkan dan disampaikan oleh asesi dalam kurun waktu tertentu
    • perangkat asesmen yang digunakan: CVP (Ceklis Verifikasi Portofolio, FR.IA.08), PW (Pertanyaan Wawancara, FR.IA.09), VPK (Verifikasi Pihak Ketiga, FR.IA.10)
  5. Reviu Produk
    • produk hasil proyek, contoh produk/hasil kerja
    • perangkat asesmen: CRP (Ceklis Reviu Produk, FR.IA.11)
  6. Klarifikasi Pihak Ketiga
    • testimonial dan laporan dari atasan, bukti pelatihan, pencapaian sebelumnya yang diautentifikasi, wawancara dengan atasan, atau rekan kerja
    • perangkat asesmen: VPK (Verifikasi Pihak Ketiga, FR.IA.10)

Semoga bermanfaat – FN

Categories: Asesmen

[Book Review] Makanya, Mikir!

August 5, 2025 Leave a comment

Abigail Limuria dan Cania Citta dalam bukunya Makanya, Mikir! Panduan Berpikir untuk Hidup Lebih Bahagia, PT. Simpul Aksara Group, Februari 2025 memberikan buah pemikiran terkait dengan bagaimana membuat keputusan penting dalam hidup. Buku ini terdiri dari 8 bagian sebagai berikut,

  1. Peta Realitas dan Tujuan Hidup
    • dijelaskan teori Herzberg terkait faktor higiene dan faktor motivasi.
    • Faktor higiene berhubungan dengan gaji, bonus, kondisi kerja, karakter pimpinan, akomodasi, dll
    • Faktor motivasi berhubungan dengan tantangan, tanggung jawab, perasaan dihargai, pengembangan diri, dll
    • Seringkali Faktor Higiene dan Faktor Motivasi tidak berbanding lurus/linear
  2. Kerangka berpikir dua ranah: realitas dan preferensi
    • dua hal yang menentukan keputusan adalah informasi yang ada di realitas dan cara membaca realitas
    • keputusan yang tepat ketika informasi benar dan cara membacanya benar
    • informasi yang ada di realitas terkait benar / salah, sedangkan informasi yang ada di preferensi adalah baik/buruk tergantung dari norma/kesepakatan
    • seringkali orang terjebak dan berdebat dalam ranah realitas dan preferensi, padahal keduanya berbeda cara penanganannya
  3. Pola Pikir ilmiah
    • sistematika berpikir ilmiah mulai dari pengamatan, hipotesis, eksperimen, analisis data, dan kesimpulan
  4. Cost Benefit
    • mengenalkan konsep cost < benefit
  5. Cost benefit analysis
    • menghitung cost benefit analysis dengan kuantifikasi thereshold, value, dan probabilitas
  6. Sesat pikir dan bias
    • survivorship bias, ostrich bias, hasty generalization, causation fallacy, false dichotomy, false comparison, kesalahan menakar peluang, sunk cost fallacy
  7. Menentukan prioritas
    • Eisenhower matrix: urgent – important (Q1), not urgent – important (Q2), urgent – not important (Q3), not urgent – not important (Q4)
  8. Kecerdasan sosial
    • memperkenalkan insentif dan disinsentif untuk perubahan perilaku
    • tiga level empati kognitif, emosional dan belas kasih

Semangat membaca!

Categories: Books

Panduan Praktis: Kuesioner Evaluasi Kinerja KP

July 21, 2025 1 comment

Evaluasi Kinerja Keselamatan Pertambangan (KP) berdasarkan Kepdirjen 10.K/2023 memiliki 194 item dan 30 item diantaranya menggunakan metode kuesioner yang ditriangulasi dengan hasil wawancara/FGD/tinjauan dokumen. Dari 30 item tersebut, terdapat 5 kategori responden, yaitu manajemen, KTT/PJO, Pimpinan Departemen, Pengawas, dan Pekerja. Skala Likert digunakan untuk 6 item persepsi dengan pilihan STS – TS – N – S – SS dan metode sensus/sampling diterapkan untuk setiap kategori responden.

Panduan Praktis kuesioner tersebut disampaikan dalam APKPI Safety Sharing Session di 23 Juli 2025 dan [klik disini] untuk mendapatkannya.

Semoga bermanfaat – FN

Categories: Culture

[Book Review] Training and Assessing Non-Technical Skills – Alternate Solution

July 6, 2025 Leave a comment

Bagaimana jika insiden masih terjadi walaupun prosedur, training, pengawasan, komunikasi, sistem manajemen sudah memadai ? Apakah kita telah melihat kompetensi non teknis seperti situation awareness, decision making, communication & teamwork, and task management ? Matthew Thomas (2018) dalam bukunya “Training and Assessing Non-Technical Skills” memberikan panduan bagaimana melakukannya dengan ringkasan sebagai berikut,

Situation Awareness1. Mengumpulkan informasi
2. Memahami informasi dan risiko
3. Mengantisipasi keadaan yang akan terjadi
1. Apa hal pertama yang membuat Anda menyadari adanya situasi tersebut?
2. Informasi apa yang paling penting pada tahap awal situasi tersebut?
3. Apakah ada informasi yang menurut Anda kurang atau belum tersedia?
4. Apa pemahaman Anda mengenai situasi saat ini pada waktu tersebut?
5. Apakah Anda mempertimbangkan kemungkinan lain yang mungkin lebih masuk akal?
6. Pada saat itu, apa yang Anda pikirkan mengenai arah perkembangan situasi tersebut?
7. Apakah ada momen tertentu dimana Anda merasa tidak memahami apa yang sedang terjadi?
Decision Making1. Mendefinisikan masalah
2. Mengembangkan solusi
3. Menilai risiko dari solusi
4. Meninjau Hasil
1. Apakah informasi paling penting yang memicu perlunya pengambilan keputusan?
2. Pada saat itu, bagaimana Anda menganggap sifat masalahnya?
3. Pilihan apa saja yang Anda pikir Anda miliki?
4. Apakah situasi tersebut mengingatkan Anda pada pengalaman lain di masa lalu, dan apakah hal itu membantu Anda?
5. Apakah Anda menyadari adanya bias yang mungkin memengaruhi keputusan Anda?
6. Dengan informasi yang Anda miliki sekarang (setelah kejadian berlalu), apakah ada sesuatu yang Anda lewatkan dalam proses pengambilan keputusan?
Communication & Teamwork1. Mengidentifikasi media komunikasi
2. Membagi informasi
3. Menyampaikan pendapat
4. Mengembangkan rasa ingin tahu
5. Mengkoordinir pekerjaan
6. Mendukung orang lain
1. Seberapa baik Anda merasa tim Anda bekerja sama?
2. Bagaimana perasaan Anda saat mengomunikasikan informasi penting?
3. Ketika Anda menyampaikan pendapat, apakah Anda merasa didengarkan?
4. Menurut Anda, apakah Anda diberikan informasi yang cukup untuk sepenuhnya memahami situasi?
5. Apakah Anda merasa memahami peran Anda dan apa yang harus dicapai oleh anggota tim lainnya?
6. Apakah ada saat-saat di mana Anda merasa membutuhkan panduan yang lebih jelas?
Task Management1. Membuat perencanaan
2. Mengelola beban kerja
3. Membuat prioritas
4. Mendelegasikan pekerjaan
5. Mengelola stres
6. Mengelola masukan/kritik
1. Seberapa baik menurut Anda perencanaan membantu dalam tugas tersebut?
2. Adakah hal yang tidak Anda antisipasi pada tahap perencanaan?
3. Apakah menurut Anda kinerja Anda terpengaruh oleh interupsi apa pun?
4. Bagaimana Anda memprioritaskan tugas-tugas ketika keadaan menjadi sibuk?
5. Apakah menurut Anda beban kerja Anda berdampak pada kinerja Anda?
6. Strategi lain apa yang bisa Anda gunakan untuk mengelola stres dalam situasi tersebut?

Semoga bermanfaat- FN

Categories: Books Tags: ,