Mobile Application dalam Lingkungan Kerja
Banyak perusahaan menerapkan batasan penggunaan aplikasi mobile pada saat jam kerja, padahal kalau misalnya dibuatkan survey kecil2 an, pastinya banyak karyawan lebih banyak menggunakan aplikasi mobile lewat hp mereka,i.e whatsapp, bbm,facebook daripada laptop/komputer kerja mereka.
Andaikan, hal ini kita anggap sebuah peluang, maka perusahaan yang melek informasi akan membuat aplikasi mobile untuk internal group yang tentu saja dampaknya pada efisiensi dan peningkatan productivitas. Bayangkan saja, setiap pekerjaan, ide, rapat, meeting, follow up, temuan bisa diupload ke dalam aplikasi mobile tanpa terkurung oleh waktu dan tempat.
Budaya teknologi mobile mulai merambah ke setiap aspek kehidupan, interaksi sosial bergeser dari temu muka menjadi temu foto/video. pro dan kontra pasti, tapi sekali lagi semua tergantung pada pelaku! Pisau tidak akan membunuh orang, jika hanya digunakan untuk mengiris bawang!
SMART Analysis
Banyak referensi mengenai SMART ( Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-Based ) Analysis, namun hanya sedikit yang memberikan 5 menit pemahaman dan terapan langsung di lapangan. Contoh berikut ini sederhana tapi mempunyai makna mendalam untuk pemahaman lebih lanjut mengenai SMART analysis.
Contoh 1:
S: Saya akan menjual mainan anak di online store
M: Saya akan mencari, mendaftar domain di online store dalam waktu 1 bulan, kemudian saya akan upload foto mainan anak yang akan dijual minimal 10 foto per minggu.
A: Saya akan membuat daftar mainan anak Terbaru, kemudian menguploadnya ke online store, dan mempromosikannya lewat facebook dan e-mail group.
R: Dengan menjual mainan anak di online store akan menambah income saya dan juga menjalin relasi dengan orang lain
T: online store akan siap dalam waktu 1 bulan, daftar mainan baru dan foto akan diupload dalam waktu 1 minggu setelahnya.
Contoh 2:
S: Saya akan menulis buku mengenai pernikahan
M: Saya akan mencari referensi lewat internet, melakukan sampling dan survey minimal 10 pasangan suami istri dalam waktu 2 bulan.
A: Saya akan membuat check list pertanyaan yang akan diajukan untuk survey, mendistribusikannya ke tetangga dan teman terdekat, mengikuti dan menampilkan diri dalam forum media
R: Dengan menulis buku mengenai pernikahan akan menambah pengetahuan saya dan juga menjalin relasi dengan orang lain , membagi pengetahuan dengan pasangan suami istri yang lain
T: pembuatan pertanyaan dan check list dalam waktu 1 minggu, survey dalam waktu 2 bulan, dan promosikan ke penerbit dan media massa dalam tenggat 3 bulan sesudah survery dilakukan.
Kaki X dan O pada Anak
Berikut saya share hasil konsultasi dengan Dokter Aryadi Kurniawan, MD ( Dokter Spesialis Orthopedi Anak di Jakarta) mengenai Kaki X dan O pada Anak. Sengaja saya share ini mengingat tidak banyak Orang tua yang memiliki kesempatan untuk berkonsultasi langsung karena keterbatasan biaya, waktu dan tempat.
– Kaki O dalam bahasa inggris disebut Bow legs sedangkan Kaki X disebut Knock Knees
– Bow legs terjadi ketika anak lahir ( bayi ) sampai umur 3 tahun
– Know Knees terjadi ketika anak usia 3 s/d 6 tahun
– usia 6 tahun keatas kaki akan kembali normal
Bisa dilihat pada referensi berikut ini ( http://www.rch.org.au/uploadedFiles/Main/Content/kidsconnect/BOWLEGS.pdf ). Ketika usia 6 tahun ke atas dilihat dan diperhatikan masih ada penyimpanan ( Bow legs atau Know Knees ), maka akan lebih baik apabila anda berkonsultasi lebih lanjut dengan Dokter Aryadi Kurniawan, MD ( email: aryadi.kurniawanortho@gmail.com ).
Semoga bermanfaat.
[Book Review] Comparing PMBOK 4th and 5th Edition

Posting kedua seri Project Management yang saya posting berikut adalah mengenai perbedaan antara PMBOK 4th Edition ( 2008 ) dan 5th Edition ( 2013 ). Beberapa orang yang akan mengambil sertifikasi PMP sebelum 31 July 2013 akan tetap menggunakan PMBOK 4th Edition, sementara setelah itu akan menggunakan PMBOK 5th Edition.
Terlampir adalah file excel yang sekiranya dapat menjadi referensi perbedaan dan perubahaan apa saja yang muncul di kedua seri tersebut, untuk seri yang baru saya berikan tanda font warna merah , sementara coretan ( strikethrough ) adalah seri lama yang tidak digunakan di seri baru.
download file excelnya disini .
PMBOK ( Project Management Body Of Knowledge )
Dari sekian pelatihan management yang pernah saya ikuti, terus terang mengikuti pelatihan Project Management adalah yang paling menantang dan prestise ( baca elit ), dimana profesi Project Manager sudah sedemikian mewabah dan menarik setiap mata professional maupun perusahaan. Pelatihan Project Management yang saya ikuti ini bukan pelatihan Project Management Biasa, tapi pelatihan PMP ( Project Management Professional ) dimana acuan standard ( baca Framework ) yang diikuti adalah PMBOK ( baca PIMBOK ) yaitu Project Management Body Of Knowledge. PMBOK adalah framework atau standard yang dibuat oleh sebuah konsorsium project manager ( PM ) yang tergabung dalam www.pmi.org yang memberikan norma, aturan, process, vocabulary, maupun best practice yang digunakan oleh PM di seluruh dunia.
Untuk mendapatkan sertifikasi atau pengakuan PMP ( Project Management Professional ) ini kita harus mengikuti Ujian dengan 200 soal dan biaya hampir $555 untuk non member. Jika menjadi member pmi.org ( biaya $154 ) maka biaya ujiannya menjadi $405. Sertifikasi bertahan selama 3 tahun dan harus diperbaharui dengan mengumpulkan PDU ( Professional Development Unit ) seperti mengajar, seminar, volunteer, menulis, dsb.
PMBOK yang digunakan waktu pelatihan adalah PMBOK 4th edition dimana terdapat 5 process group + 9 Knowledge area + 42 process yang harus dikuasai. Tahun 2013 ini muncul PMBOK 5th Edition dimana terdapat 5 process group + 10 knowledge area + 47 process yang harus dikuasai. Bagaimana pengertian Process dan Knowledge Area ini, kita harus mau tidak mau membaca buku PMBOK tersebut yang dijual dengan harga $50 di Luar negeri ( saya tidak yakin di Indonesia menjual buku ini ) akan tetapi PDF ( softcopy ) gratis didownload asal kita menjadi member www.pmi.org .
Pada posting saya selanjutnya, akan saya jabarkan satu demi satu isi dari PMBOK tersebut secara ringkas , jelas , padat dan terang benderang seperti lampu petromax. Bagi yang belum pernah mengenal PMP ini maka harapan saya tulisan saya nanti bisa menjadi penggugah atau penambah ilmu, sedangkan bagi pembaca yang pernah mengenal PMP ini harapan saya tulisan saya nanti bisa menjadi refresher.