Archive

Archive for the ‘System’ Category

Bulan K3 Nasional 2025

January 12, 2025 Leave a comment

Bulan K3 Nasional 2025 dimulai 12 Januari s.d. 12 Februari 2025 mengangkat tema “PENGUATAN KAPASITAS SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENDUKUNG PENERAPAN SMK3 UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS“. Dari tema tersebut terdapat tiga kata kunci yang akan dibahas dalam tulisan ini, yaitu:

  1. Penguatan Kapasitas SDM
  2. Penerapan SMK3
  3. Peningkatan Produktivitas

Penguatan Kapasitas SDM

Penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia mengacu pada upaya yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan pemanfaatan sumber daya yang tersedia untuk penerapan SMK3 yang efektif. Hal ini dilakukan dengan peningkatan kualitas dan kompetensi melalui pelatihan/lokakarya.

Penerapan SMK3

Tujuan dan hasil yang diharapkan dari penerapan SMK3 adalah mencegah cedera dan gangguan kesehatan, menyediakan tempat kerja yang aman dan sehat, mengelola risiko K3, meningkatkan kinerja, dan memenuhi peraturan perundang-undangan. Untuk mencapai hal tersebut (=efektif) sangat tergantung dari faktor-faktor berikut ini,

  1. Kepemimpinan, komitmen, tanggung jawab dan akuntabilitas manajemen puncak,
  2. Pengembangan budaya K3,
  3. Komunikasi,
  4. Konsultasi dan partisipasi pekerja,
  5. Alokasi sumber daya,
  6. Kebijakan K3,
  7. Proses manajemen risiko,
  8. Evaluasi Kinerja dan pemantauan K3 secara berkelanjutan,
  9. Integrasi SMK3 ke dalam proses bisnis organisasi,
  10. Sasaran K3
  11. Pemenuhan persyaratan perundang-undangan

Peningkatan Produktivitas

Produktivitas berbeda dengan produksi, karena produksi hanya fokus untuk merubah input menjadi output. Produktivitas bertumpu pada tiga ilmu dasar, yaitu ekonomi (efisiensi), manajemen (efektivitas), dan teknik industri (kualitas), sehingga definisi produktivitas adalah sikap mental dan etos kerja yang selalu berusaha melakukan perbaikan mutu kehidupan melalui peningkatan efisiensi, efektivitas, dan kualitas untuk menciptakan nilai tambah secara berkelanjutan.

Pengukuran Produktivitas dapat dilakukan lewat audit Sistem Manajemen Peningkatan Produktivitas yang telah diatur dalam Kemenaker No.156 Tahun 2021. Di dalamnya dapat kita terdapat 7 elemen, 52 sub-elemen, dan 200 kriteria pertanyaan dengan struktur sebagai berikut,

  1. Kepemimpinan
  2. Perencanaan Strategis
  3. Fokus pada pengembangan dan manajemen SDM
  4. Fokus pada pelanggan dan perluasan pasar
  5. Data, informasi, dan analisis
  6. Manajemen proses
  7. Hasil Usaha

Semoga bermanfaat – FN

Categories: Programs

Program K3 Nasional 2024-2029

January 11, 2025 Leave a comment

Berikut adalah program K3 Nasional 2024-2029 yang disusun oleh tim kerja inti yang terdiri dari tim Kemnarker dan ILO, serta didukung oleh kelompok kerja teknis lintas kementerian/lembaga dan sektor, tripartit, lembaga profesi K3, akademisi dan mitra lainnya.

ObjectivesKey Results
1. Menguatkan Kerangka Hukum K31.1 UU Baru hasil revisi UU No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja ditetapkan di tahun 2026-27
1.2 Satu paket Peraturan Pemerintah dan Peraturan Presiden ditetapkan di tahun 2028-29
2. Membudayakan, menerapkan, mengawasi, dan menegakkan norma K32.1 Perpres Promosi Budaya K3 ditetapkan di tahun 2025-26
2.2 Satu Paket Instrumen Pendukung Peningkatan Budaya K3 ditetapkan tahun 2025-26
2.3 Peningkatan Budaya pencegahan dan tindaklanjut terhadap kasus KK dan PAK dilaksanakan di tahun 2025-26
2.4 Peningkatan Pengetahuan, Peran dan Perilaku Masyarakat dalam budaya K3 dilaksanakan di tahun 2025-29
2.5 Penerapan dan Pengawasan/Penegakan norma K3 meluas di setiap sektor dan wilayah dilaksanakan tahun 2025-26
2.6 Penegakan hukum terhadap perusahaan atas pelanggaran norma K3 dilaksanakan tahun 2024-29
3. Menguatkan Sumber Daya K33.1 Peningkatan pengetahuan dan keterampilan SDM K3 dilaksanakan di tahun 2024-29
3.2 Peningkatan Kinerja Lembaga K3 dilaksanakan di tahun 2024-29
3.3 Peningkatan Infrastruktur Fisik pendukung program K3 dilaksanakan di tahun 2024-29
4. Menguatkan Sistem pelaporan dan Manajemen Informasi K3 Nasional4.1 Basis Data Nasional digunakan di tahun 2026-27
4.2 Sistem pencatatan pelaporan KK, PAK, dan PTK Terintegrasi digunakan di tahun 2025-26
5. Menguatkan Koordinasi, Sinergi, dan Kolaborasi K3 Nasional dan Internasional Berkelanjutan5.1 Lembaga otoritas K3 nasional yang mengkoordinasikan program K3 Nasional secara efektif disediakan tahun 2026-27
5.2 Peningkatan peran dan sinergi K/L/Sektor dalam program K3 Nasional dan Internasional secara berkelanjutan dilaksanakan di tahun 2028-29

Semoga bermanfaat – FN

Categories: Programs

Crew Resources Management (CRM)

December 7, 2024 Leave a comment

Tulisan kali ini mengambil tema Crew Resources Management (CRM) yang digunakan dalam dunia penerbangan untuk penggunaan sumber daya manusia, perangkat keras, dan informasi untuk mewujudkan operasi penerbangan yang efektif dan aman. CRM berfokus pada fungsi anggota kru sebagai tim, bukan sebagai kumpulan individu yang kompeten secara teknis. CRM mengajarkan kepada kru bagaimana cara berperilaku selamat dan memberikan kesempatan bagi anggota kru untuk melatih keterampilan yang diperlukan agar dapat menjadi pemimpin tim dan anggota tim yang efektif dan menciptakan budaya keselamatan.

Sedikit berbeda dengan kompetensi pengawas operasional di pertambangan, CRM memasukkan kompetensi teknis dan non-teknis sebagai berikut,

  1. kesalahan manusia, pencegahan dan deteksi kesalahan
  2. budaya keselamatan, prosedur operasi, faktor organisasi
  3. manajemen stress dan fatigue
  4. perolehan informasi, kewaspadaan terhadap situasi, manajemen beban kerja
  5. penyelesaian konflik, pemecahan masalah, dan pengambailan keputusan
  6. komunikasi dan koordinasi antar kru
  7. kepemimpinan dan perilaku tim, sinergi
  8. automasi
  9. daftar periksa dan uraian
  10. perbedaan dan jenis pesawat
  11. studi kasus
  12. bidang lain yang memerlukan perhatian extra, seperti program pencegahan kecelakaan dan keselamatan penerbangan

Semoga bermanfaat – FN

Categories: Programs

TapRoot RCA for Equipment Failure

November 24, 2024 Leave a comment

Equipment Failure merupakan salah satu hal yang dapat dianalisis dalam TapRoot dengan root cause sebagai berikut,

  • Kegagalan kecil yang ditoleransi
  • Kegagalan desain
    • spesifikasi desain perlu perbaikan
      • spesifikasi perlu perbaikan
      • desain tidak sesuai spesifikasi
      • problem tidak diantisipasi
    • review desain perlu perbaikan
      • Management of Change perlu perbaikan
      • analisis risiko perlul perbaikan
  • Peralatan/bagian peralatan yang rusak
    • procurement
    • manufacturing
    • handling
    • storage
    • quality control
  • Preventive/Predictive Maintenance
    • tidak ada PM
    • PM perlu perbaikan
  • Kegagalan berulang
    • tindakan koreksi perlu perbaikan
    • tindakan koreksi belum diimplementasikan
    • tidak ada trending

Semoga bermanfaat – FN

TapRoot RCA for Management System

November 2, 2024 Leave a comment

Mangement System merupakan salah satu penyebab yang sering muncul dalam insiden investigasi, TapRoot menurunkannya menjadi root cause berikut,

  1. Standar, kebijakan, aturan perlu perbaikan
    • tidak ada standar, kebijakan, dan aturan
    • kurang ketat
    • membingungkan atau tidak lengkap
    • kesalahan teknis
    • gambar/print out perlu perbaikan
  2. Standar, kebijakan, aturan tidak digunakan
    • komunikasi standar, kebijakan, aturan perlu perbaikan
    • ada perubahan
    • penegakan perlu perbaikan
    • tidak mungkin diimplemntasikan
    • akuntabilitas perlu perbaikan
  3. Evaluasi dan partisipasi karyawan
    • evaluasi dan audit jarang
    • evaluasi dan audit kurang dalam
    • evaluasi dan audit tidak indepneden
    • komunikasi karyawan perlu perbaikan
    • umpan balik karyawan perlu perbaikan
  4. Tindakan koreksi
    • tindakan koreksi perlu perbaikan
    • tindakan koreksi belum diimplementasikan
    • trending perlu perbaikan

Semoga bermanfaat – FN