Responsibility vs Accountability

January 20, 2017 Leave a comment

Banyak orang masih belum dapat memebedakan dengan jelas perbedaan dari Responsibility (Tanggung Jawab) dan Accountability (Tanggung gugat). Kalau kita berbicara mengenai deretan Task (Tugas) yang dapat didelegasikan maka kita berbicara mengenai Responsibility. Contohnya, kita sebagai seorang atasan mendapatkan task memastikan target produksi tercapai dalam xxx ton per hari. Maka task ini bisa kita delegasikan ke anak buah jika kita tidak berada di tempat kerja karena cuti atau sakit. ITULAH RESPONSIBILITY

Tapi…

Jika tidak mencapai target di task tersebut dan ada penalty alias konsekwensi dari tidak tercapainya target atau task tersebut maka disitulah kita berbicara mengenai Accountability (Tanggung Gugat). Dimanapun dan kapanpun kita berada kita sebagai atasan tetap menjadi bagian dari “who is blame ” sesuai dengan dokumen accountability yang dibuat. ITULAH ACCOUNTABILITY

Novento

Advertisements
Categories: Leadership

Catatan Awal Tahun 2017

January 15, 2017 Leave a comment

Kebiasaaan setiap orang membuat Catatan Akhir Tahun 2016 dan membuka halaman baru untuk tahun berikutnya. Di tahun 2017 ini, sengaja saya tuliskan beberapa hal yang akan saya sharing berdasarkan pengalaman suka dan duka yang terjadi setiap waktu. Tahun ini, saya cukup beruntung karena mendapatkan peran yang berbeda dari sebelumnya yaitu memiliki kesempatan untuk memimpin sebuah group pelatihan K3 yang sangat vital untuk kelangsungan hidup perusahaan. Sesuatu yang baru dan belum pernah saya lakukan sebelumnya karena selain sistem/teknis yang biasa saya kerjakan juga kemampuan leadership-managerial mulai terasah satu demi waktu. Dari benda mati yang bisa saya kontrol/reset menjadi benda hidup yang tentu saja tidak bisa dikontrol hanya dengan tombol Ctrl+Alt+Dell ? 

Belajar, Tantangan, dan Passion yang pastinya akan menjadi cerita tersendiri dan menarik untuk saya tampilkan dalam blog ini. 

Novento

Categories: Others

HD Besar Tidak Terbaca

January 23, 2016 Leave a comment

Baru saja mendapatkan HD besar 3TB untuk menyimpan koleksi film yang ada, tapi keanehan terjadi ketika dilihat di explorer ternyata hanya terbaca 2 TB ?

Otak atik sana sini menggunakan program partisi yang ada, ternyata ada unallocated partition 1 TB. Ketika mencoba rezise partition tidak berhasil juga ?

Setelah tanya ke mbah google, ternyata partisi HD dengan format MBR sudah kuno sejak Windows 8 muncul, partisi MBR ini hanya support kapasitas HD 2 TB! Solusinya adalah menggantinya dengan format GPT yang mendukung partisi 9 ZB ( tiga tingkat diatas TB ). Menggunakan program partisi yg ada, gantilah menjadi format GPT dan rezise partitionnya supaya maximal 3 TB. Detail lebih lanjut mengenai format MBR dan GPT ini silahkan browsing ke mbah google.

Selamat Mencoba…

Categories: Software

Unable to Load..Torrent is not valid bencoding

January 17, 2016 Leave a comment

Beberapa minggu ini agak sulit mendownload torrent file dari internet, setiap kali klik download torrent selalu saja muncul unable to load..torrent is not valid bencoding. Sepertinya hal ini disebabkan dari ISP yang mulai membuat batasan penggunaan torrent. Untuk mengatasi hal ini, silahkan gunakan Magnet Link daripada Torrent link. Di setiap pilihan file biasanya selalu muncul “download torrent link”dan juga “download magnet link”. Jika kita klik magnet link maka akan otomatis membuka torrent client program yang kita punya untuk mulai mendownload file tersebut. Selamat mencoba

Categories: Software

Selamat hari Guru 2015

November 27, 2015 Leave a comment

Menarik untuk saya tuliskan disini sebagai tulisan tutup tahun 2015. Selama enpat hari ke belakang ini, saya diikutkan dalam sertifikasi instruktur muda dan madya sebagai salah satu prasyarat untuk “mengajar”.

Dalam kesempatan tersebut ada 7 kompetensi yg diukur (muda ) dan ditambahkan 2 kompetensi (madya) sebagai berikut:
1. pemenuhan K3 dengan JSA
2. menyiapkan bahan pelatihan
3. menyiapkan peralatan pelatihan
4. merencanakan program pelatihan
5. membuat rencana sesi
6. menyampaikan sesi pelatihan
7. melatih kelompok kecil

8. membuat dan mempromosikan program pelatihan
9. melakukan kaji ulang pelatihan.

Semua proses diatas merupakan tuntunan urut yang perlu dan wajib dimiliki, dipelajari, diterapkan dan dikaji secara terus menerus oleh seorang instruktur / pengajar sebagai seorang profesional.

Pertanyaan berikutnya yang menarik adalah apakah kesemuanya itu berlaku untuk “guru” ? 

Jawabannya tentu saja, setiap guru lewat jalur pendidikan formal/non formal diwajibkan memiliki semua ranah kompetensi diatas, sehingga muncul profesionalisme guru. akan tetapi ada unsur pembeda antara guru dengan instruktur! dan postingan ini akan jadi panjang jika dipaparkan satu persatu, akan tetapi mungkin “quote” berikut akan membantu…

“Kesuksesan seorang instruktur bisa diukur dari kelulusan peserta didiknya akan tetapi kesuksesan seorang guru hanya bisa diukur dari perubahan perilaku peserta didiknya dan ketulusan”

Selamat hari Guru!

Categories: Education