Home > ISO 9001 > Sistem Kompetensi Guru

Sistem Kompetensi Guru


Post kali ini adalah paparan dari seorang praktisi pendidikan mengenai sistem kompetensi guru, seperti yang pernah disampaikannya lewat media.

seorang guru dibedakan menjadi tiga, yaitu guru pratama, guru madya, dan guru utama. Seorang guru pratama wajib menguasai 75 % kompetensi teknis, guru madya 91 %, dan guru utama 100 % kompetensi teknis. Apa saja yang dicakup dalam kompetensi teknis akan saya jabarkan sebagai berikut.

Kompetensi guru dibedakan menjadi dua:
– core competency ( mandatory )
– tecnical competency ( kompetensi teknis )

Core competency memiliki enam domain:
– concerns for school safety, health, and environment
– cultural sensitivity
– customer service orientation
– achievement orientation
– analytical thinking
– team leadership
– concerns for school materials effectiveness
– professional ethics and attitude

Technical competency memiliki tujuh domain:
– planning and preparation
– the classroom environment
– instruction
– professional responsibilities
– language proficiency
– information and communication technology
– advance educational practice

Setiap domain diatas memiliki training dan assessment resources yang digunakan untuk keperluan penilaian dan pengembangan kompetensi seorang guru.

Posted with WordPress for BlackBerry.

Advertisements
Categories: ISO 9001
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: