[Book Review] Data Driven Meeting

Tulisan saya terkait Maturitas Pertemuan KP memberikan indikator kinerja dari sisi kualitas, jumlah, kehadiran dan peran pimpinan dalam pertemuan KP, akan tetapi belum menjawab pertanyaan bagaimana seharusnya pertemuan KP itu dilaksanakan dengan efektif dan efisien? Buku “Data Driven Meeting” oleh Prof. Supandi berikut ini bisa menjawab pertanyaan tersebut, ditulis dari pengalaman beliau, buku ini memberikan rujukan praktis dan konseptual terkait bagaimana meeting bukan hanya sebagai alat administrasi, tapi sebagai alat kendali manajemen untuk pengambilan keputusan dan peningkatan kinerja. Berikut adalah beberapa hal yang mejadi intisari buku tersebut,
- materi meeting harus terukur dan berbasis data, pendekatan QQTC (Quantity, Quality, Time, Cost) memungkinkan seluruh aktivitas diterjemahkan dalam ukuran yang obyektif dengan satuan yang jelas, target dan baseline yang disepakati bersama
- apabila terjadi deviasi, maka pendekatan 5M (Man, Money, Machine, Method, Material) menjadi rujukan untuk mencari penyebab secara holistik dan membuat tindakan perbaikan
- tindakan perbaikan yang dilakukan menggunakan kerangka PDCA (Plan,Do,Check,Action). Plan dibangun berbasis pendekatan 5M, Do dijalankan dengan pengendalian sumber daya, Check dilakukan melalui dashboard time-series, dan Act memastikan perbaikan ditindaklanjuti
Mengutip pesan terakhir dari buku ini: “Data yang diukur dengan benar, dianalisis sesuai konteks, dan ditindaklanjuti dengan disiplin akan menghasilkan kinerja yang unggul secara berkelanjutan. QQTC menyediakan bahasa kinerja, 5M menyediakan logika penyebab, PCDA menyediakan mekanisme eksekusi, dan dashboard serta analitik memastikan pembelajaran terus berlangsung. Ketika seluruh elemen ini diimplementasikan secara konsisten, organisasi tidak hanya mampu mencapai target, tetapi juga membangun sistem manajemen yang tangguh menghadapi kompleksitas dan perubahan di masa depan”.
Tembagapura – 25/4/2026 (FN)